Author: kebukit

Siang itu Sofyan Nobisa, siswa kelas VI MIN (Madrasah Ibtidaiyah Negeri) Dusun Oe Ue, Desa Mauleum, Kec. Amanuban Timur, Kab. TTS, Nusa Tenggara Timur asik membaca buku di dekat jendela. Tak hanya membaca, tapi ia juga sering membantu untuk merapikan kembali buku yang berantakan setelah diserbu anak-anak kelas I atau II. Sejauh ini, Sofyan adalah salah satu anak yang rajin mengunjungi Taman Bacaan Bael Oe Ue.

Lokasi Taman Bacaan  Bael Oe Ue memang dekat dengan sekolah, sehingga siswa-siswa MIN sering menggunakan waktu istirahat mereka untuk membaca, meminjam atau juga mengembalikan buku.   

Jelang sore, taman bacaan kembali ramai. Tak hanya aktivitas membaca yang dinikmati oleh anak-anak, tapi berbagai kegiatan serta kreativitas yang digagas oleh mereka sendiri semakin menghidupkan  suasana.

“Anak anak timur memang selalu antusias ketika melihat buku, terutama buku bacaan yang penuh gambar dan warna. Oleh karena itu kami selalu bahagia ketika bisa mengirimkan buku bacaan melalui program Nusantara Membaca dari Kebukit ini,” ujar Nuriska, Presiden Kebukit.

This slideshow requires JavaScript.

 

0

Alhamdulillah, mengawali Ramadhan ini, KEBUKIT (Kelola Buku Kita) melalui Program Nusantara Membaca telah mengirimkan buku buku bacaaan berkualitas ke wilayah Bangka Belitung.

Bekerja sama dengan komunitas pegiat budaya membaca setempat, yaitu Vespa Pustaka di kota Toboali, Bangka Selatan, kami bersinergi untuk menanamkan kecintaan terhadap buku melalui budaya baca dan sharing ilmu bagi para generasi muda di sana.

“Insya Allah ini menjadi awal kerja sama literasi oleh Nusantara Membaca dan komunitas-komunitas di Kepulauan Bangka Belitung,” ujar Nuriska, Founder Kebukit.

 

This slideshow requires JavaScript.

 

 

 

 

Kado Lebaran Guru adalah program bantuan untuk para guru ngaji, juga guru honorer yang berpenghasilan kecil di daerah Jawa Barat dan juga daerah-daerah terpencil di Indonesia.

0

 

“Buku Na-ti-o-nal Geo-ga-pik ini bisa dibaca umur berapa, Om?” Mata Candra berbinar-binar sembari mengeja nama majalah yang menarik perhatiannya.
“Bisa dibaca umur berapa saja,” Om Fan yang hari itu bertugas di Perpustakaan Kebukit, Jln. Pondok Pesantren Pane, sebelah BTN Pepabri, Bima, menjawab dengan senang hati.

Candra dan teman-temannya memang telah menjadi ‘Serdadu Baca’ yang betah berlama-lama menekuri buku-buku di Perpustakaan Kebukit. Semangat membaca yang ditunjukan oleh anak-anak sekolah dasar tersebut tidak diragukan lagi. Bagai kelaparan mereka melahat segala jenis buku yang ditemui di perpustakaan.

“Semoga melalui perpustakaan ini, akan lahir anak-anak cerdas dan berwawasan yang kelak akan menjadi pemimpin bangsa,” ujar Fahru Rizki, pengurus Peerpustakaan Kebukit di Pane, Bima,

 

This slideshow requires JavaScript.

0

Sabtu, 1 April 2017 telah diadakan launching “Rumah Hijrah Punksteur” binaan KEBUKIT (Kelola Buku Kita) yang bekerja sama dengan Gerak Bareng Community dan PunkMuslim Bandung. Acara tersebut didukung oleh jajaran pemerintahan Bandung, MUI, LPM, FKDT, Remaja Masjid, dan komunitas lainnya.

Dari Rumah Hijrah Punksteur diharapkan akan lahir pribadi-pribadi yang lebih baik dan mandiri. Selain itu juga semoga dapat memunculkan sinergi yang baik antar komunitas baik dalam bidang agama, pembinaan akidah dan akhlak, pendidikan serta ekonomi. []

 

This slideshow requires JavaScript.

 

 

 

 

 

 

Membaca dapat memuliakan manusia
Membaca dapat meningkatkan kualitas hidup
Membaca dapat membedakan benar dan salah

Training “Reader Now Leader Tomorrow” kembali diadakan pada Minggu, (12/2). Kali ini Kebukit menggandeng Komunitas Punk dari Rumah Hijrah Pasteur, Komunitas Iqra, Komunitas Sering Sharing serta mahasiswa dari jurusan Perpustakaan Unpad dan Upi. Bertempat di Rumah Hijrah Pasteur, training ini berjalan dengan lancar dan diikuti oleh 30 peserta.

Training ini bertujuan untuk membangkitkan ‘strong why” atau alasan mengapa seseorang harus membaca dan bagaimana membaca bisa membangkitkan jiwa kepemimpinan. Menariknya, pada kesempatan itu juga diadakan smart test untuk melihat potensi dan kecerdasan seseorang. Harapannya, tes tersebut setidaknya bisa membantu mengarahkan profesi atau bidang bisnis apa yang sesuai dengan keinginan, bakat serta kecerdasan masing-masing peserta.

“Semoga training ini bisa membangkitkan semangat membaca, membangkitkan jiwa kepemimpinan, dan semangat memiliki cita-cita tinggi demi masa depan mereka. Terimakasih untuk semua kawan-kawan yang sudah membantu terselenggaranya acara ini,” ujar Riska, salah satu pengurus Kebukit. []