Blog View

Sabtu, 30 November 2019 telah diadakan training & workshop bertema literasi dan talents mapping yang diberikan kepada guru guru  yang berada  di Kab Sikka, Maumere, NTT. Training ini sekaligus diberikan dalam rangka menyambut hari guru yang jatuh  tanggal 25 November.

Para guru guru disini sangat antusias dalam mengikuti rangkaian acara yang kami selenggarakan, pertama karena mereka mempunyai antusiasme belajar yang sangat besar, kedua kegiatan training dan workshop bertema  masih jarang diadakan di kota ini, sehingga bagi mereka kegiatan ini begitu istimewa

MENGENAL LITERASI & MANFAATNYA

Sesi pertama kami mengenalkan mengenai konsep literasi yang masih cukup asing bagi para guru guru disi. Kami kenalkan mengenai konsep dasar iterasi, apa manfaatnya juga bagaimana penerapannya, baik untuk mereka secara individu maupun bagi mereka sebagai seorang pendidik.

Sehingga literasi tidak hanya tentang keterampilan membaca, menulis dan bercerita, namun agar bagaimana literasi mampu meningkatkan kemampuan bernalar, kemampuan berfikir kritis, sebagai bahan pengambilan keputusan, dan lain sebagainya, dan kami erkenalka berliterasi adalah jalan untuk meningkatkan kualitas hidup seseorang.

Dalam trinining & workshop ini kami memberikan praktek tentang bagaimana praktek literasi dasar yang bisa membangkitkan kemampuan dan kemauan mereka untuk berfikir kritis, berpandangan luas, mempunyai pemahaman yang dalam, dan lain sebagainya.

Kami sertakan pula berbagai contoh praktik literasi yang bisa diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar baik di rumah maupun di sekolah


MENGENAL KEKUATAN DIRI AGAR MENJADI PRIBADI YANG SEMAKIN BERMANFAAT

Sesi kedua kami isi dengan berbagai mengenai konsep pengenalan kenggulan diri melalui Talents Mapping. Para guru guru ini diajak untuk lebih mengenal keunggulan, keunikan dan kekuatan masing masing yang akan menjadi modal mereka dalam berkontribusi dan memberikan kebermanfaatan dalam pendidikan.

Dengan mengetahui kekuatan diri, maka masing masing akan lebih percaya diri, lebih mampu bereksplorasi, makin kreatif, inovatif dan mampu memilih peran spesifik dimana ia akan berkarya.

Talent Mapping ini adalah bagian dari literasi diri – mengenal diri – yang tentunya dibutuhkan oleh seorang guru sebagai indvidu yang ingin terus bertumbuh, juga peran nya sebagai seorang pendidik yang akan memberikan kualitas pengajaran dan pendidikan yang terbaik untuk para murid muridnya

#TimKebukitIndoesia

ANTUSISME GURU GURU NTT UNTUK BELAJAR

Kami melihat semangat dan antusiasme menuntut ilmu yang luar biasa dari guru guru di NTT, khususnya di Maumere, Kabupaten Sikka ini. Ditengah segala keterbartasan sarana, prasarana, akses belajar yang mereka hadapi, mereka mempunyai keinginan untuk terus bertumbuh. Sehingga kehadiran training dan workhop seperti ini sangat diharapkan untuk terus berlajut.

Harapan mereka adalah, mereka bisa menjadi pendidik yang baik untuk mengantarkan anak anak di Tanah Timur ini menjadi generasi dengan masa depan yang cemerlang, yang bisa mandiri, bertanggung jawab, cerdas, berkatwa dan mampu membawa perubahan yang baik kepada tanah lahir nya.

Rafi adalah seorang anak kelas satu di Sekolah Dasar, di sebuah Pulau yang benama Pangabatang. Sebuah Pulau terpencil yang berada di kepulauan Flores NTT.  Di Pulau ini hanya ada satu sekolah tempat Rafi dan teman teman lainnya menuntut ilmu

5efcccea-1600-4f2f-9a9c-660f82177051.jpg

Bangunan tempat Rafi dan teman teman belajar sebenarnya bangunan yang sangat sederhana, berukuran kurang lebih 4×3 meter, yang berdinding bambu, beratap seng dan beralaskan pasir. Kursi dan meja nya pun terbuat dari bahan bahan sisa. Pintu dan kursi masih belum selesai terpasang.

fa29b6d0-1e2f-497f-95cc-cd98488ab0b1.jpg

Tak jarang bila musim hujan tiba, maka Rafi dan kawan kawan basah kuyup kehujanan, karena atap sekolah yang bocor, belum lagi air yang masuk dari sela sela dinding bambu

Begitu pula ketika musim panas dan angin besar, sekolah luar biasa panasnya, angin menerbangkan pasir pasir di lantai juga dari luar sekolah, mengenai wajah dan tubuh mereka

Selain itu, karena ruang kelas yang hanya ada dua unit dan sempit, Rafi dan teman teman, harus berbagi kelas dengan kakak kelasnya. Apabila ruang kelas sedang dipakai oleh murid kelas 4 dan 5, maka anak kelas 1 dan kelas 2 harus bersekolah sementara di teras teras rumah warga, begitu pun sebaliknya. Mereka harus menggunakan ruang kelas yang terbatas secara bergantian

45515c02-aa02-414e-8655-92f9e1839676.jpg

Tapi kondisi ini tidak membuat Rafi dan kawan kawan melemah semangat belajarnya. Mereka tetap giat dan semangat belajar. Mereka begitu semangat bila saat nya sekolah, belajar dengan para guru dan membaca banyak buku

18a3ee65-2787-4834-a0be-24834ce7609f.jpg
e0c24dd9-871c-4e80-b5e4-ffe290398523.jpg

Oleh karena itu, kami ingin mengajak kawan kawan semua untuk memberikan HADIAH TERINDAH untuk Rafi dan teman teman nya, yaitu sebuah bangunan sekolah. Bangunan yang lebih nyaman, lebih aman lebih luas, sehingga mereka bisa lebih bersemangat mencari ilmu, mengejar cita cita, dan masa depan yang lebih gemilang

f4783ead-5793-4195-84b9-df026450b3ff.jpg

Karena setiap rupiah yang teman teman sisihkan untuk mereka, akan menjadi energi optimisme bagi mereka, anak anak Pulau terpencil nan jauh di sana, bahwa mereka pun berhak mendapatkan pendidikan yang layak untuk masa depan mereka.

Dan semoga setiap rupiah yang kawan kawan sisihkan untuk membangun SEKOLAH mereka, akan menjadi tanaman AMAL KEBAIKAN, yang TERUS MENGALIR pahala kebaikannya selama mereka menuntut ilmu, selama sekolah ini masih berdiri, bahkan sampai anak anak ini telah dewasa, Insya Allah.

Ayo Kita Bersama Bantu Rafi … !! 

d724bc25-637a-4367-bc37-4d51d4bfc74e.jpg
626e1f90-8abd-49ee-8a99-9b9f60ef97fa.jpg

Tentang Kebukit Indonesia

Kebukit Indonesia, adalah sebuah organisasi yang berfokus pada bidang pendidikan. Sudah lima tahun terakhir kami berfokus dalam meningkatkan kualitas pendidikan di beberapa wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB)

Untuk berbagai kegiatan kami, silahkan kunjungi

FB : Kebukit indonesia

IG : Kebukit Indonesia

Web : www.kebukit.org

HP : 0812-7590-6263

 

Bantu Anak Anak Di Pulau Terpencil Ini Yuks, via :

 

1. Bank Syariah Mandiri no rek 7086.457.282 a.n KEBUKIT

mohon sisipkan kode 111 diakhir nominal donasi anda.

Contoh: akan berdonasi Rp 500.000, maka silakan transfer sebesar Rp 500.111

 

2. Kitabisa.com dengan klik 👉🏻 https://kitabisa.com/bangunsekolahntt

Selasa, 11 September 2018, bertempat di MI An-Na’im Rancamanyar Bandung. Kami mengadakan workshop yang diadakan oleh KEBUKIT LITERACY CENTER, sebuah divisi di KEBUKIT yang berfokus pada kegiatan literasi melalui pendekatan workshop, training dan pembinaan berkelanjutan.

41535095_2164130500328457_8476484697323470848_n

Mengusung semangat berliterasi untuk pendidikan, kami berbagi dengan para guru tentang bagimana mengasah kemampuan berliterasi akan sangat membantu untuk peningkatan kualitas diri secara individu, maupun peningkatan kualitas mereka sebagai pendidik.

DSC04878

Dikemas melalui pemaparan materi, diskusi interaktif dan praktek, rangkaian workshop ini dimulai dengan penggalian STRONG WHY sebagai seorang individu atau pun sebagai seorang guru kenapa mereka perlu untuk mengasah kemampuan literasinya.

DSC04874

DSC04884

DSC04914

DSC04919

 

Kemudian dilanjutkan dengan belajar bagaimana membaca yang bermakna, danbelajar bagaimana mengikat ilmu dengan menulis. Kegiatan membaca yang bermakna dan menulis untuk mengikat makna ini sangat penting baik untuk kebutuhan individu ataupun kebutuhan peran sebagai seorang pendidik.

1ff48036-6b2c-437c-adf4-9b85835df333

9f036241-9944-4123-9d08-4c5b9f25517f

93fc3da2-6545-4472-8781-c90518081ed9

5782da24-b6dc-43e3-b4bb-b1ec48ba2407

41527386_2164130813661759_3907840796732162048_n
41570463_2164130763661764_7850971239496548352_n

 

Kemudian di tutup dengan praktek untuk bagaimana caranya bercerita dan membagikan ilmu yang di daat dari hasil membaca yang bermakna dan menulis untuk mengikat makna

DSC04958

DSC04960

DSC04964

Alhamdulillah, diakhir sesi para guru merasa puas dan tercerahkan dengan adanya workshop ini, mereka mempunyai alasan yang lebih kuat untuk lebih mengasah kegiatan literasi mereka. Melalui membaca yang bermakna, menulis untuk mengikat makna.

Tertarik untuk mengikuti workshop ini ? Sila hubungi kami di 0812-7590-6263

 

Alhamdulillah, atas bantuan dari kawan kawan semua. Saat ini mulai dilakukan pembelanjaan bahan bagunan untuk SEKOLAH SD PERTAMA DI PULAU PANGABATANG.

Titipan donasi kawan kawan, sudah mulai dibelikan bahan bangunan. Bahan bangunan sendiri dibeli dari kota Maumere, untuk selanjutnya di angkut dengan menggunakan perahu untuk kemudian, menyebrang menuju ke Pulau Pangabatang,dengan jarak tempuh kurang lebih tiga jam perjalanan.

Alhamdulilah,  atas Ridha Alllah Swt, telah teraksana dengan  lancar kegiatan ‘KADO LEBARAN UNTUK GURU” 1438 H untuk para guru, pada  tanggal 20 – 24 Juni 2017 di Kab Bandung Jawa Barat, juga Maumere dan Lembata, Nusa Tenggara Timur dengan jumlah 185 guru penerima manfaat

Beberapa wilayah, harus di tempuh dengan menyebrang Pulau, diantaranya Pulau Parumaan Dan Nangahale. Dengan jarak tempuh kurang lebih empat jam dari kota kabupaten Maumere, menggunakan perahu motor.

Pulau Parumaan adalah salah satu pulau yang kami kunjungi untuk “Kado Lebaran  Untuk Guru” dimana di  Pulau ini ada sekolah Mis dan MtsGuru guru di pulau ini sangat berbahagia dengan adanya program “Kado Lebaran Untuk Guru” ini, mereka menyatakan ini adalah kali pertama mereka mendapatkan bingkisan hari lebaran.

Selain mengajar, para guru ini ada yang merangkap  bermata pencaharian  sebagai  nelayan ataupun berkebun, untuk penghidupannya. Karena mengajar bagi mereka adalah wujud cinta dan pengabdian  untuk generasi selanjutnya.

IMG_4663

IMG_4685

IMG_4906

IMG_4915

IMG_4691

IMG_4703

IMG_4714

IMG_4734

IMG_4743

IMG_4758

IMG_4761

IMG_4772

IMG_4777

IMG_4790

IMG_4822

IMG_4879

IMG_4875

IMG_4862

IMG_4846

 

IMG_4838

WhatsApp Image 2017-06-22 at 10.23.21

WhatsApp Image 2017-06-22 at 10.22.45

WhatsApp Image 2017-06-22 at 10.19.22

WhatsApp Image 2017-07-04 at 17.09.33

WhatsApp Image 2017-07-04 at 17.09.50

WhatsApp Image 2017-06-22 at 10.21.03

WhatsApp Image 2017-06-22 at 10.19.14

WhatsApp Image 2017-06-22 at 10.19.02

WhatsApp Image 2017-06-22 at 10.18.48

WhatsApp Image 2017-06-22 at 10.18.40

IMG_4946

IMG_4882

IMG_4870

IMG_4846

guru6

 

0

Tahun 2017 kami diajak berkeliling oleh masyarakat NTT, salah satu nya mengunjungi sebuah Pulau cantik nan menawan bernama Pulau Pangabatang.

Untuk mencapai pulau ini, bisa melalui rute Jakarta – Maumere. Kemudian menempuh perjalan darat dari pusat kota maumere selama kurang lebih 3 Jam, kemudian menyebrang memakai perahu dari dermaga Nangahale dengan jarak tempuh kurang lebih selama kurang lebih 30 menit.

Tapi bukan hanya tentang pesona bentang alam nya yang kami ceritakan, yang kami ingin ceritakan adalah tentang pendidikan anak anak disana. Di Pulau ini terdapat sebuah sekolah dasar yang merupakan satu satunya di Pulau Pangabatang. Sekolah yang di bangun secara gotong royong secara swadaya oleh masyarakat setempat.

 

105a04c33e5d55e65243ede295a0079e92a98ecb

b2de8142616944cef0386d07e6b72da2b737fe7b

Dengan kurang lebih 80 kepala keluarga yang menghuni Pulau ini, dan 50anak usia sekolah dasar, ada sebuah sekolah SD yang bisa dibilang sangat memprihatinkan, sekolah yang hanya ada dua ruang kelas yang masih bedinding bambu, beratap seng, dan beralaskan pasir, belum lagi fasilitas belajar yang apa adanya, buku buku yang terbatas, meja dan kursi yang sudah rapuh dan ruangan yang memprihatinkan.

1a9069b61c7ab4dbab82601f351c355e72700c05

f10fbfe97c13c6ccc49cb79edc45ea1c17615c2f

Di sekolah ini hanya ada dua unit kelas saja, yang dipakai oleh murid kelas 1 hingga murid kelas 5, bergantian, pagi hingga sore. Kelas 6 nya kemana? Murid kelas 6 harus mengalah dan bersekolah di Pulau Sebrang, karena jumlah kelas yang tidak cukup, murid murid kelas 6 harus menyebrangi lautan ke sekolah di Pulau tetangga, yang jarak tempuhnya kurang lebih 30 menit menggunakan perahu, mereka bulak balik setiapp harinya menyebrangi lautan untuk belajar.

Dengan keadaan sekolah seperti ini, tak jarang mereka harus menahan dingin nya tipuan angin laut, karena dinding bambu tidak begitu kuat untuk menahan terpaan angin laut, begitu juge ketika siang hari, mereka harus menahan terik nya matahari, karena atap nya yang masih berupa seng, yang menyerap sinar matahari, atau sepatu sepatu mereka yang kemasukan pasir, di karenakan lantai nya masih berupa pasir pantai.

903992882f2b6aca02aadddb6b913c25946c8085

2ec2b1968f86119551386b85b1ce832e3cdf4acf

Begitu juga dengan para guru, mereka kebanyakan berasal dari pulau sebrang. Setiap hari para guru ini pun harus menyebrang pulau untuk menyebrangi lautan. Tak jarang ketika angin besar, mereka tidak bisa berpulang. Walau dengan gaji tak lebih dari 300 ribu perbulan, tak melemahkan kesungguhan para guru ini untuk mengajar, karena bagi mereka pengabdian dan menjadikan anak anak ini anak yang bermanfaat di masa depan adalah hal utama

fb4a57c1be37b2f4b5585702ad2222bb155e31f4

2ec2b1968f86119551386b85b1ce832e3cdf4acf

Kawan… Taukah engkau, rupanya tak hanya SD di Pulau Pangabatang ini yang mempunyai keterbatasan dalam pendidikan, di luar sana berpuluh bahkan beratus sekolah di Indonesia masih belum layak untuk ditempati, fasilitas yang seadanya, dan guru guru yang tidak tercukupi kesejahteraannya

Yuks … kita bergandengan tangan, membantu anak anak cerdas di Pulau Pangabatang ini agar lebih bisa nyaman dan aman dalam belajar. Kita bantu rehabilitasi sekolahnya, bantu memperbaiki fasilitas belajar mengajar nya, membantu melengkapi buku buku nya, membantu melayakan guru guru nya.

Bantu mereka agar lebih bisa belajar dengan bahagia dan ceria ….

Bantu mereka agar bisa mewujudkan cita citanya …

f7a8057baf41a562bd6b4109b4222f16299e47a4

209fb5637bd1f8e7ab12f5fad90f9e19bb6c31c4

ef7c94593206f50199c56bfce6a2544a9767a508

Link Video 

 

 

 

 

Mau Ikut Bantu Mereka Bersekolah Dengan Layak ?

Transfer Via

Bank Syariah Mandiri

7086.4572.82

 

Chat Langsung Dengan Tim Kami :

http://bit.ly/KebukitIndonesia

http://bit.ly/KebukitIndonesia

http://bit.ly/KebukitIndonesia

Tahun 2015 bersama program Ekspedisi Bhakesra (Bakti Kesra Nusantara). kami mengunjungi pulau Muna, di Sulawesi Tenggara. Tepatnya di desa Bangkali, Raha, Pulau Muna, kami bertemu anak anak di pondok pesantren Al Azka .

Pesantren Al Azka ini merupakan tempat anak anak sekitar mengaji dan belajar ilmu agama dan belajar membaca. Kehadiran kami di sambut sangat antusias oleh anak anak ini. Apalagi ketika ibu guru mengumumkan bahwa kami membawa banyak buku bacaan dan buku cerita untuk mereka. Anak anak yang ceria ini segera berebut mengambil buku buku dengan gambar yang menarik hati mereka.

IMG_6744

IMG_6695

IMG_6697

Kemudian mereka dengan sangat antusias membaca buku bacaan, mereka langsung tenggelam dalam buku bacaan masing masing, terkadang mereka bertukar bacaan dengan kawan mereka, atau saling bertukar cerita tentang apa yang sedang mereka baca. Anak anak ini begitu menikmati kegiatan membaca membaca.

IMG_6704

IMG_6710

 

IMG_6713

Bagi anak anak di pesantren ini, ini adalah kali pertama mereka membaca buku buku dengan, gambar dan cerita yang menarik, meraka sangat terlihat menikmati nya. Di pesantren ini kami mendonasikan kurang lebih 100 buku dengan katergori anak, 100 buku dengan kategori remaja dan umum.

Menanamkan cinta baca kepada anak anak usia ini, cukuplah memberi pengertian bahwa membaca adalah kegiatan menyenangkan dan membahagikan, sehingga mereka akan betah berlama lama dengan buku, dengan cerita dan gambar yang memberi rangsangan pada saraf saraf otak mereka, agar lebih aktif berfikir dan berimaji.

Selamat membaca adik adik ….

IMG_6734

IMG_6711

 

Buku dan membaca adalah salah satu unsur yang sangat penting dalam pendidikan. Buku adalah penghantar ilmu, yang akan menjadikan seseorang dari tidak tau menjadi tau, dari tidak terdidik menjadi terdidik, dari kegelapan menuju terang benderang.

Namun pada kenyataannya, saat ini kondisi pendidikan di daerah daerah pedesaan masih banyak yang belum terperhatikan kelayakannya. Baik dari segi insfrastuktur, seperti bangunan yang masih tidak layak untuk ditempati, jumlah guru yang masih terbatas, materi pengajaran yang masih apa adanya, juga sangat minimnya buku buku bacaan yang berkualitas.

Seperti yang kami alami ketika mengunjungi salah satu sekolah yang ada di daerah, Cikelet, Garut Selatan. Jarak yang sangat jauh dari keramaian kota, terletak jauh tinggi di pegunungan, dan kendaraan yang terbatas, jalan yang berbatu dan berlumpur,  menjadikan sekolah ini menjadi terpencil. Beberapa bangunan menjadi tidak layak huni bagi anak anak yang masih semangat bersekolah ini,

Ketika kami datang, kami membawa buku buku bacaan non buku pelajaran untuk mereka baca. Saat mereka melihat buku buku yang kami bawa dengan gambar dan warna warni yang sangat menarik, mereka langsung berebut untuk mengambil buku buku bacaan tersebut, sangat terlihat antusiasme mereka terhadap buku, mungkin inilah pertama kali nya melihat dan membaca buku buku bacaan dengan gambar, warna yang menarik dan cerita yang menyenangkan.

 

Kami sangat terharu melihat antuisasme membaca anak anak di desa cikelet ini, seakan mereka tidak mau berpisah dengan buku buku yang membangkitkan rasa ingin tau mereka, membuka saraf saraf imaji mereka tentang banyak hal, tentang dunia, tentang alam raya, tentang masa depan. Karena hal yang penting bagi anak anak seusia mereka tentang pendidikan adalah bahwa mencari ilmu dan belajar adalah hal yang menyenangkan. Bahwa belajar dan membaca adalah hal yang membuat mereka bersemangat untuk mempunyai cita cita dan meraihnya.

Semoga kami masih terus bisa berbagi semangat meraih cita cita dan masa depan melalui buku dan membaca, ke tempat tempat  lain di seluruh Nusantara. Karena kami yakin, bahwa membaca adalah gerbang awal untuk seseorang meraih masa depan yang lebih baik.

 

Mau ikut serta mencerdaskan kualitas pendidikan anak bangsa ?
Yuks Support Dan Bersinergi Bersama Kami

 

Bank Syariah Mandiri 7086457282 atas nama KEBUKIT
Info Lengkap : 0856-5922-0655
www.kebukit.org

 

 

 

 

 

 

199286_1599779363525_1507282358_31196015_4947027_n

199286_1599779403526_1507282358_31196016_4278338_n

199574_1599783083618_1507282358_31196028_4637277_n

199574_1599783123619_1507282358_31196029_5734676_n

199574_1599783163620_1507282358_31196030_7128953_n

199574_1599783203621_1507282358_31196031_986753_n

199574_1599783243622_1507282358_31196032_6114040_n

Bukan jalan jalan biasa !! Tak sekedar menikmati alam desa, berpetualang namum juga memajukan literasi desa. Para pemuda jdari komunitas jelajah Bima, dan beberapa komunitas lainnya, berkolaborasi untuk membagikan buku ke SD anak anak di pedalaman kaki gunung Tambora

Berbagai buku layak baca, buku tulis serta baju layak pakai di berikan pada anak² SD Sorilaju SP 4, Kawinda Toi, Kecamatan Sanggar, di kaki gunung Tambora. serta pembagian Al-Quran pada warga dan guru SD.

Melihat anak² Sorilaju SP4 memang sangat memprihatinkan untuk dunia mereka. Jangankan taman baca taman bermainpun mereka tidak punya, sehingga sekitaran hutan menjadi taman bermain mereka dan tentu sangat membahayakan.

 

22007315_1507136635975421_4304574408899585963_n

22007949_1507136942642057_604247092856956443_n

22007582_1507136492642102_7521478921614210802_n21768205_1507136585975426_3811031064143946304_n

A22308874_10155616525403260_3912199174201454152_n\ 22365374_10155616525398260_3869485181167755884_n\ 22405422_10155616525393260_8001392051860362787_n (1)\ 22405422_10155616525393260_8001392051860362787_n

Anak anak remaja sebenarnya butuh “trigger”awal agar kemauan membacanya bertumbuh. Salah satu nya adalah dengan cara menggali apa yang mejadi cita cita mereka, dan kemudian menyediakan buku yang mendukung cita nya itu.

Atau bahkan, kita menceritakan, bahwa dengan banyak membaca, maka ia akan menemukan mutiara yang tersembunyi dalam diriny, dan memberikan rekomendasi buku buku yang berkualitas untuk mereka baca

Karena, setelah mereka menemukan “STRONG WHY” mengapa mereka harus membaca, maka mereka akan dengan sendiri nya mencari, menjadi generasi yang cinta akan buku, menghargai ilmu, dan menjadi generasi yang lebih berdaya.

Nah satu hal penting juga, saat kita ingin anak anak didik kita mempunyai minat baca, maka harus di dahuli oleh para guru yang gemar membaca. Setuju …. ??

Fn : Buku buku dari Kelola BukuKita dan Nusantara Membaca untuk adik adik di SMK Merah Putih Bekasi, Happy Reading adik adik …. 😊

Siang itu Sofyan Nobisa, siswa kelas VI MIN (Madrasah Ibtidaiyah Negeri) Dusun Oe Ue, Desa Mauleum, Kec. Amanuban Timur, Kab. TTS, Nusa Tenggara Timur asik membaca buku di dekat jendela. Tak hanya membaca, tapi ia juga sering membantu untuk merapikan kembali buku yang berantakan setelah diserbu anak-anak kelas I atau II. Sejauh ini, Sofyan adalah salah satu anak yang rajin mengunjungi Taman Bacaan Bael Oe Ue.

Lokasi Taman Bacaan  Bael Oe Ue memang dekat dengan sekolah, sehingga siswa-siswa MIN sering menggunakan waktu istirahat mereka untuk membaca, meminjam atau juga mengembalikan buku.   

Jelang sore, taman bacaan kembali ramai. Tak hanya aktivitas membaca yang dinikmati oleh anak-anak, tapi berbagai kegiatan serta kreativitas yang digagas oleh mereka sendiri semakin menghidupkan  suasana.

“Anak anak timur memang selalu antusias ketika melihat buku, terutama buku bacaan yang penuh gambar dan warna. Oleh karena itu kami selalu bahagia ketika bisa mengirimkan buku bacaan melalui program Nusantara Membaca dari Kebukit ini,” ujar Nuriska, Presiden Kebukit.

This slideshow requires JavaScript.

 

0

Alhamdulillah, mengawali Ramadhan ini, KEBUKIT (Kelola Buku Kita) melalui Program Nusantara Membaca telah mengirimkan buku buku bacaaan berkualitas ke wilayah Bangka Belitung.

Bekerja sama dengan komunitas pegiat budaya membaca setempat, yaitu Vespa Pustaka di kota Toboali, Bangka Selatan, kami bersinergi untuk menanamkan kecintaan terhadap buku melalui budaya baca dan sharing ilmu bagi para generasi muda di sana.

“Insya Allah ini menjadi awal kerja sama literasi oleh Nusantara Membaca dan komunitas-komunitas di Kepulauan Bangka Belitung,” ujar Nuriska, Founder Kebukit.

 

This slideshow requires JavaScript.

 

 

 

 

Pa Za’ing, adalah seorang guru yang mengajar di sebuah pulau kecil di kepulauan Maumere. Setiap hari pa Zaing dan beberapa teman guru lainnya harus menyebrangi lautan dengan perahu motor, dengan jarak tempuh kurang lebih 15 menit, untuk mengajar para anak anak pulau di pulau sebrang.

7e7dbaf355639aefd9c33f9cbe8d52ce3462223e

Di Indonesia bagian timur sana, tidak semua pulau memiliki sekolah di pulau nya. Hingga guru guru pengabdi seperti Pa Zaing harus menyebrangi lautan untuk memberikan ilmu pengetahuan kepada anak anak pulau.

9cb4c47d01d0f4a3f92daf4d253d5f706e0d69ac

a4c5cde9265c1100c6e627ed535cf5bab33ff215

Apabila air laut sedang pasang atau cuaca buruk, maka Pa Zaing tidak bisa kembali pulang menemui keluarganya , dan terpaksa harus menginap di sekolah atau di rumah warga, hingga cuaca sudah lebih baik.

70e4ed0de423261973ff63cf85676747ca23a2b4

Rasa cinta dan tanggung jawab kepada pendidikan anak anak pulau yang merupakan generasi masa depan, menjadikan Pa Zaing tidak kenal lelah dan bosan untuk meberikan pengajaran dan pendidkan untuk para muridnya.

Walau dengan gaji hanya sebesar Rp 300.000/bulan, dan segala keterbartasan yang di rasakan oleh nya dan anak istrinya, tidak menyurutkan semangat dan rasa tanggungjawab beliau untuk memberikan yang terbaik.

c656b54e4cfb9dd80d19099318b1fc280863ad7e
Merekalah para pahlawan pendidikan yang sejati, yang mengabdi dengan sepenuh hati. Mengabdi dalam sunyi, walau tak ada publikasi.

Di Ramadhan ini, mari kita berbagi kebahagian dan kesyukuran dengan para guru pengabdi di negri ini. Mari kita hadirkan senyuman di wajah mereka, dan sisipkan kebahagian di hati mereka dengan memberikan KADO LEBARAN untuk mereka, yang selama ini barangkali belum pernah mendapatkan perhatian dari siapapun.

” Segala bentuk perhatian dari kita, akan sangat membahagiakan mereka, para pahlawan sejati pendidikan Indonesia “

************************************

Di negri tercinta kita ini, ada sangat banyak, ratusan, ribuan bahkan lebih guru guru yang mengabdi dalam sunyi, mengabdi di ujung ujung negri, yang harus menyebrang lautan, yang harus menerobos kebun kebun ilalang, yang harus menghadapi rintangan, kendala dan tantangan. Di antara segala keterbatasan, mereka lah pahlawan pendidkan di negri ini.

Tahun ini adalah tahun kedua program KADO LEBARAN UNTUK GURU. Tahun ini kami ingin memberikan KADO LEBARAN UNTUK GURU, ke 500 orang guru guru mengaji, guru madrasah, guru honorer yang saat ini kami khususkan di wilayah Jawa Barat, Maumere dan Lembata di Nusa Tenggara Timur.

 

7dafea39219de46d42e8fd9ceb8483489a9e395c

 

 

 

[ VIDEO PERJUANGAN PARA GURU PENGABDI DI MAUMERE, NUSA TENGGARA TIMUR ]

 

 

 

Bantuan yang Anda berikan, akan sangat berarti bagi mereka. Silakan klik opsi “DONASI SEKARANG” untuk ikut berterima kasih kepada para guru abdi di Indonesia.

Bahkan jika Anda menyebarkan info ini kepada rekan atau saudara Anda,hal tersebut sudah sangat membantu kami untuk membuka peluang agar para guru abdi tersebut mendapat lebih banyak donasi dari rekan dan saudara Anda, sehingga penerima manfaat untuk program KADO LEBARAN UNTUK GURU semakin banyak lagi.

 

Berbagi Kebahagian Melalui

 

 

Bank Syariah Mandiri

7086.457.282

a/n KEBUKIT

 

Info Lebih Lanjut Dan Konfirmasi Donasi

0856-5922-06555 (Wa/Tlp/Sms)

Kado Lebaran Guru adalah program bantuan untuk para guru ngaji, juga guru honorer yang berpenghasilan kecil di daerah Jawa Barat dan juga daerah-daerah terpencil di Indonesia.

Adalah sebuah program tanda kasih untuk guru guru honorer, guru madrasah. dan guru abdi yang telah mendedikasikan waktu, tenaga, dan fikirannya untuk mendidik para generasi selanjutnya.

Walaupun di sisi lain masih banyak kebutuhan hidup mereka yang masih harus terpenuhi. Dengan penghasilan yang tidak menenutu, bahkan sering tidak ada sama sekali, tidak menjadi halangan mereka untuk tetap memberikan pengajaran, pendidikan, pengetahuan, kebajikan dan kebijaksanaan.

KADO LEBARAN UNTUK GURU merupakan salah satu program dari program BAKTI GURU NUSANTARA, yaitu sebuah program peningkatan pendidikan di Indonesia melalui peningkatan kualitas guru, baik dari segi motivasi, pengetahuan, keterampilan dan kesempatan mengakses tekhnologi.

Sehingga guru guru yang terpilih akan mendapatkan pembinaan jangka panjang dalam program BAKTI GURU NUSANTARA yang di inisansi oleh KEBUKIT (Kelola Buku Kita)

 

guru

 

Kriteria penerima KADO LEBARAN UNTUK GURU :

  • ¨Guru Honorer
  • ¨Guru Madrasah

Dengan rata rata penghasilan tidak lebih dari Rp 200.000/Bulan

 

Program akan dilaksanakan,  pada tanggal 15 Juni 2017  di dua wilayah yaitu :

  • Kabupaten Bandung
  • Kabupaten Sikka, Maumere, NTT
  • Kabupaten Kedang, Lembata, NTT

 

Dengan target 300 Guru Penerima Manfaat, Berupa :

  • Pemberian kado lebaran (berupa kebutuhan pokok Ramadhan dan Lebaran)
  • Pemberian Al Quran Terjemah
  • Pemberian Buku Bacaan Berkualitas
  • Follow up pembinaan pendidikan kepada guru guru terpilih

 

guru 2

(Para Penerima Kado Lebaran Untuk Guru Tahun 2016)

 

Partisipasi Donasi Melalui :

Bank Syariah Mandiri : No Rek 7086457282 Atas Nama KEBUKIT

CP : 0856-5922-0655

0

Berikut adalah profil guru guru penerima manfaat KADO LEBARAN UNTUK GURU :

Bapak Asep, Seorang Guru dan Penjual Es Keliling

Pa Asep

 

Pak Asep adalah seorang guru madrasah di Babakan Serang Ciparay, Kab Bandung. Pagi menjelang siang hari beliau berjualan es keliling hingga sore, kemudian sore dan malam hari beliau megajar ngaji di madrasah dekat rumahnya.

Sebenarnya Pak Asep bisa saja memilih untuk mencari pekerjaan lain setelah berdagang es, di sore dan malam hari. Namun baginya ada rasa kewajiban dan tanggung jawab untuk mendidik anak anak sekitar rumahnya yang butuh dididik mengaji, mengerti ilmu agama

 

Aep, Meninggalkan Pekerjaannya Demi Mengajar

Aep

Aep, seorang pemuda yang meninggalkan pekerjaannya karena melihat tidak ada yang mau menajdi guru mengaji di kampungnya, juga karena cintanya kepada dunia anak anak dan pendidikan

  • Nama   Lengkap    : Aep Saripudin
  • Tanggal Lahir        : Bandung 20 Juli 1993
  • Alamat                   : Kp. Cibojong Rt 01 Rw 12, Kec Bojongsoang Kab Bandung
  • Nama Madrasah    : Madrasah Diniyah Takmiliyah Husnul Khotimah
  • Jumlah Murid         : 36 Murid
  • Aktifitas                  : Pengajar di MDT Husnul Khatimah
  • Penghasilan           : Tidak Menentu

Ibu Jaenab, Mewakafkan Waktu, Tenaga Dan Fikirannya Untuk Pendidikan

Siti Jaenab

Ibu Jaenab, Seorang ibu rumah tangga yang mewakafkan waktunya untuk mengajar anak anak di kampungnya. Karena ia ingin anak anak di kampungnya mempunyai ilmu agama yang kuat

  • Nama Lengkap   :  Siti Jenab
  • Tanggal lahir   :  Bandung 06 Agustus 1982
  • Alamat   :  Kp. Babakan Inpres Rt 06,Rw 12 Bojongsari Bojongsoang Kab. Bandung
  • Nama MDT  : Husnul khotimah
  • Aktifiatas  :  Guru Madrasah,Ibu Rumah Tangga
  • Penghasilan  : Rp 75 000

Ibu Wahtyati, Ingin Anak Anak Didiknya Siap Menghadapi Masa Depan

wahyati

 

Ibu Wahyati, keinginannya sederhana saja, ia ingin anak anak didiknya bisa menghormati orangtua, bisa mengaji dan faham agama, sehingga menjadi bekal kelak ketika menghadapi masa depan

  • Nama Lengkap   :  Wahyati
  • Tanggal lahir   : Bandung 07 Juni 1967
  • Alamat           : Kp.Sukawening Rt 02 Rw 06 Ds. Padaulun Majalaya
  • Nama MDT   : MDT At Taufik
  • Aktifiatas        : Guru Madrasah, rumah tangga
  • Penghasilan  : Tidak Menentu (Mengandalkan Donatur)
0

Salah satu kendala besar dalam dunia pendidikan adalah, sangat terbatasnya buku buku berkualitas. Buku pelajaran wajib pun kadang kala jumlahnya terbatas, tidak di miliki oleh setiap anak, apalagi buku buku non pelajaran yang bersifat edukasi untuk anak. Hal seperti ini salah satu nya kami temui ketika mengunjungi kota Maumere, di NTT.

Saat itu mengunjungi  pesantren Ummul Mukminin Hafsah, yang sebenarnya terletak masih di pusat kota Maumere. Salah satu hal yang membuat kami tragis adalah mengenai buku buku yang mereka miliki. Anak anak pesantren ini dengan antusias mengabil buku buku yang mereka miliki kepada kami. Sesaat kami senang, rupanya sekolah ini memilki buku ini masih mempunyai koleksi buku buku.

Namun ketika buku itu sudah kami lihat satu persatu, kami tertegun, buku buku yang mereka miliki hampir 90% adalah buku buku yang sudah tidak bisa dan tidak layak lagi di baca. Pertama karena kondisi fisik nya yang sudah koyak, basah atau banyak yang sudah sobek, buku buku yang sudah tidak relevan lagi, bahkan yang lebih membuat kami bersedih adalah, buku buku tersebut banyak buku keluaran tahun 70 dan 80, yang lagi lagi bukan buku yang mereka butuhkan saat ini.

Padahal sebenarnya, antusiasme mereka terhadap buku sangatlah bagus, rasa ingin tau mereka terhadap hal hal baru sangatlah besar. Ketika kami mengeluarkan beberapa buku kepada mereka, mereka langsung berebut untuk membacanya. Bahkan menurut kami minat baca mereka lebih baik dari sebagian anak anak di perkotaan yang akses buku sangat melimpah, namun cendrung tak acuh dengan buku bacaan.

Rasa ingin tau, jiwa explorasi, antusisme anak anak di daerah ini sangat lah tinggi, kebanyakan mereka belum banyak tersentuh oleh kontaminasi tekhnologi, atau budaya gadget. Mereka masih suka bermain di lapangan, berintreaksi bebas dengan kawan kawannya. Hal ini bisa jadi sebuah kondisi yang baik, ketika rasa keingintahuan mereka didukung oleh hal hal positif, salah satu nya dari buku, maka potensi kecerdasan mereka akan lebih termaksimalkan.

Kami akan terus bergerak, membantu mereka mempunyai buku, memperoleh ilmu, mengetahui bakat dan potensi nya, mengetahui dan mengejar cita cita nya.

Ayo ikut bersinergi bersama kami, menciptakan mimpi anak negri, membantu anak anak Indonesia menemukan potensinya, membantu anak anak Indonesia meraih cita citanya

 

Mau ikut serta mencerdaskan kualitas pendidikan anak bangsa ?
Yuks Support Dan Bersinergi Bersama Kami

Bank Syariah Mandiri 7086457282 atas nama KEBUKIT
Info Lengkap : 0856-5922-0655
www.kebukit.org

 


 

 

DSC_0864

DSC_0855

DSC_0844

DSC_0846

DSC_0849


DSC_0852

DSC_0854

DSC_0882

0

 

“Buku Na-ti-o-nal Geo-ga-pik ini bisa dibaca umur berapa, Om?” Mata Candra berbinar-binar sembari mengeja nama majalah yang menarik perhatiannya.
“Bisa dibaca umur berapa saja,” Om Fan yang hari itu bertugas di Perpustakaan Kebukit, Jln. Pondok Pesantren Pane, sebelah BTN Pepabri, Bima, menjawab dengan senang hati.

Candra dan teman-temannya memang telah menjadi ‘Serdadu Baca’ yang betah berlama-lama menekuri buku-buku di Perpustakaan Kebukit. Semangat membaca yang ditunjukan oleh anak-anak sekolah dasar tersebut tidak diragukan lagi. Bagai kelaparan mereka melahat segala jenis buku yang ditemui di perpustakaan.

“Semoga melalui perpustakaan ini, akan lahir anak-anak cerdas dan berwawasan yang kelak akan menjadi pemimpin bangsa,” ujar Fahru Rizki, pengurus Peerpustakaan Kebukit di Pane, Bima,

 

This slideshow requires JavaScript.

0

Kepercayaan diri adalah hal penting penting untuk meraih cita cita, karena dengan hal itu seseorang mempunyai optimisme untuk masa depan mereka. Kepercayaan diri tersebut salah satunya dapat diperoleh dengan cara mengetahui potensi dan bakat yang kita miliki, namun seringkali kita tidak mengetahui potensi dan bakat apa yang dimiliki, sehingga menjadi kurang percaya diri akan diri kita tersebut.

Oleh karena itu KEBUKIT hadir dengan program “Hobiku-Masa Depanku”, sebuah training yang membantu para siswa untuk mengetahui potensi dan bakat mereka. Melalui metode SMART TEST.  SMART TEST adalah suatu metode untuk mengetahui potensi, bakat dan kecerdasan dalam diri seseorang melalui pendekatan kecedasan majemuk.

Setelah mengikuti pelatihan ini, para siswa yang awalnya merasa tidak mempunyai bakat dan potensi yang spesial, akan menjadi tau bahwa mereka ternyata mempunyai potensi yang besar untuk masa depannya, dengan bekal kecerdasan unik yang di miliki masing masing.

Berikut adalah dokumentasi training ” Hobiku- Masa Depanku ” di SMA Muhamaddiyah, Maumere NTT

 

DSC_0249

DSC_0257

DSC_0270

DSC_0271

DSC_0276

DSC_0284

DSC_0285

DSC_0295

DSC_0309

KEBUKIT, ikut serta dalam ikut membantu korban bencana banjir di Bima. Bantuan KEBUKIT di fokuskan kepada bantuan kepada para anak anak sekolah yang kehilangan perlengkapan sekolah nya karena musibah banjir. Tas, alat tulis, dan perlengkapan lainnya sudah tidak bisa di pergunakan lagi, oleh karena itu KEBUKIT memberikan bantuan kepada anak anak yang ingin kembali besekolah lagi.

Dimulai sejak hari selasa, 31-01-2017, KEBUKIT bersinergi dengan Gerak Bareng mendistribusikan paket peralatan sekolah di beberapa SD, diantaranya SD 17, SD 16, SD 45 dan SD 54, juga beberapa anak anak yatim dan dhuafa di daerah Pane, Bima. Selain itu, KEBUKIT pun meberikan bantuan IQRA , Al Quran, perlengkapan shalat, kepada beberapa TPA yang ada di kota Pane, Bima.

Semoga bantuan ini bisa memberikan semangat kembali  anak anak untuk kembali bersekolah dan juga kembali bersemangat menuntut ilmu.

bima5

bima4

bima2

bima3

bima6

bima1

bima7

bima8

bima9

0

Sabtu, 1 April 2017 telah diadakan launching “Rumah Hijrah Punksteur” binaan KEBUKIT (Kelola Buku Kita) yang bekerja sama dengan Gerak Bareng Community dan PunkMuslim Bandung. Acara tersebut didukung oleh jajaran pemerintahan Bandung, MUI, LPM, FKDT, Remaja Masjid, dan komunitas lainnya.

Dari Rumah Hijrah Punksteur diharapkan akan lahir pribadi-pribadi yang lebih baik dan mandiri. Selain itu juga semoga dapat memunculkan sinergi yang baik antar komunitas baik dalam bidang agama, pembinaan akidah dan akhlak, pendidikan serta ekonomi. []

 

This slideshow requires JavaScript.

 

 

 

 

 

 

0

grt10

 

Musibah banjir yang menimpa Garut, menyisakan banyak “pekerjaan rumah” untuk semua pihak. Salah satu hal adalah bagaimana memberikan perhatian kepada anak anak korban banjir. Hanyut nya rumah mereka, membuat mereka harus tinggal di pengungsian, dengan ruangan terbatas.

KEBUKIT bersama Alumni SMP 2 subang angkatan 99 berhasil mendonasikan 100 buku bacaan,al quran, dan mainan edukasi anak kepad adik-adik korban banjir bandang di garut, sebagai alternatif kegiatan anak anak saat di pengungsian

Bekerja sama dengan komunitas klinik cinta remaja garut, nantinya buku bacaan tersebut akan di rolling ke tujuh tempat pengungsian di garut. Tidak hanya itu, adik-adik disana pun nantiya akan mendapatkan pembinaan lanjutan.

Semoga apa yg diberikan kepada adik-adik di garut terebut bermanfaat dan untuk para donatur dan kawan kebukit yg sudah  berdonasi dan berpartisipasi semoga mendapatkan keberkahan-Nya. Aamiin.

 

 

grt2

grt3

grt4

grt5

grt6

grt7

grt8

grt9

 

grt11

grt12

grt13

grt15

grt16

 

Membaca dapat memuliakan manusia
Membaca dapat meningkatkan kualitas hidup
Membaca dapat membedakan benar dan salah

Training “Reader Now Leader Tomorrow” kembali diadakan pada Minggu, (12/2). Kali ini Kebukit menggandeng Komunitas Punk dari Rumah Hijrah Pasteur, Komunitas Iqra, Komunitas Sering Sharing serta mahasiswa dari jurusan Perpustakaan Unpad dan Upi. Bertempat di Rumah Hijrah Pasteur, training ini berjalan dengan lancar dan diikuti oleh 30 peserta.

Training ini bertujuan untuk membangkitkan ‘strong why” atau alasan mengapa seseorang harus membaca dan bagaimana membaca bisa membangkitkan jiwa kepemimpinan. Menariknya, pada kesempatan itu juga diadakan smart test untuk melihat potensi dan kecerdasan seseorang. Harapannya, tes tersebut setidaknya bisa membantu mengarahkan profesi atau bidang bisnis apa yang sesuai dengan keinginan, bakat serta kecerdasan masing-masing peserta.

“Semoga training ini bisa membangkitkan semangat membaca, membangkitkan jiwa kepemimpinan, dan semangat memiliki cita-cita tinggi demi masa depan mereka. Terimakasih untuk semua kawan-kawan yang sudah membantu terselenggaranya acara ini,” ujar Riska, salah satu pengurus Kebukit. []

 

READER NOW-LEADER TOMORROW adalah program training motivasi untuk para siswa dalam menggiatkan budaya baca.

Training ini diberikan penjelasan dan pemaparan mengapa mereka harus membaca, apa manfaat dari gemar membaca, juga apa kerugian apabila mereka enggan untuk membaca. Dipaparkan juga siapa saja tokoh pemimpin Indonesia bahkan dunia yang mempunyai budaya membaca yang hebat.

Dalam program ini diberikan juga training “PETA CITA CITA” dimana para siswa diberikan tools untuk mengetahui bakat dan potensi khas yang mereka masing masing miliki. #PetaCitaCita ini berguna untuk mengarahkan bidang study apa yang akan mereka ambil untuk selanjutnya, lebih jauh bahkan training ini memberikan gambaran profesi apa yang bisa mereka pilih untuk masa depan.

Tujuan dari training ini adalah untuk memberikan kepercaayaan diri kepada siswa tentang potensi hebat dan potensi khas  yang ada di diri masing masing mereka.  Memberikan motivasi untuk berani bercita cita besar dengan bekal potensi yang sebenarnya mereka miliki. Memberikan pandangan bahwa apabila mereka ingin mengubah kualitas hidup yang lebih baik, mau meraih cita cita, dan ingin menjadi orang besar yang bermanfaat, bahwa salah satu modal yang harus di lakukan adalah dengan cinta membaca.

 

 

IMG-20150919-WA0013

IMG-20150911-WA0005
IMG-20150919-WA0010

IMG-20150919-WA0009

Ps : Training ini diadakan di Pulau Muna, Sulawesi Tenggara.

0

 

Alhamdulillah, bulan ramadhan 1437 H kemarin, kami memberikan “KADO LEBARAN UNTUK GURU”  yaitu suatu program tanda terimakasih kepada para guru pengabdi yang ada di pelosok daerah.

Program #KadoLebaranUntukGuru adalah program lebaran yang pertama kali kami lakukan untuk para guru, setelah program program sebelumnya berfokus anak dhuafa, di tahun ini kami memfokuskan program kami kepada para guru guru pengabdi. Insya Allah progam ini akan dilanjutkan ke program jangka panjang, yaitu program untuk pembianaan dan  peningkatan kualitas para guru yang ada di pelosok daerah.

Paket #KadoLebaranUntukGuru ini berupa bahan kebutuhan sembako, Al Quran, mukena dan sarung. Alhamdulillah terkumpul 216 paket #KadoLebaranUntukGuru dari para donatur.

 

_MG_6069

 

DSC_0155

 

_MG_6069

 

bakti

 

Berikut adalah video dokumentasi kami dalam program “Nusantara Membaca” di Pulau Muna, Seluwesi Tenggara. Bertemu dengan anak anak yang antusias dalam belajar dan ketika di perkenalkan hal hal baru.

Lagi lagi akses buku yang terbatas, mempengaruhi terbatasnya pengetahuan mereka, padahal mereka mempunyai potensi kecerdasan yang luar biasa.

Ini hanyalah satu dari ratusan bahkan ribuan pulau dan pelosok di Nusantara ini yang membutuhkan perhatian dari kita semua. Mari bahu membahu, bersama sama membantu mereka berkesempatan untuk membuka cakrawala dunia, mendapatkan sari pati ilmu pengetahuan, meraih masa depan anak bangsa yang lebih berkualitas.

Penanaman minat baca kepada para pelajar, perlu dilakukan dengan cara yang menyenangkan, misalnya dengan pendekatan dengan bernyanyi dan bercerita, seperti yang kami lakukan di Desa Pasar Wajo, Pulau Buton, Sulawesi Tenggara.

Menanamkan minat baca kepada anak anak tingkat SMP, dilakukan dengan cara yang menyenangkan, termasuk di lakukan di alam terbuka, agar anak anak merasa lebih fresh dan bisa bergerak lebih dinamis





IMG_6780

IMG_6784

IMG_6786

IMG_6788 IMG_6789 IMG_6834

IMG_6836

 

Pondok pesanteren Al-Azka adalah satu satunya pondok pesantren yang ada di Pulau Muna, di dirikan oleh pasangan suami istri Bapak Laode Oni dan Ibu Yani, bertujuan untuk memberikan pendidikan agama dan pendidikan umum yang berkualitas untuk anak anak sekitar Desa Bangkali.

Anak anak disini sangat antusias dengan kedatangan tim dari NUSANTARA MEMBACA, selain memberikan sejumlah buku bacaan berkualitas untuk anak anak, tim kami pun memberikan penanaman mengenai budaya membaca, melalui pendekatan bernyanyi, bercerita dan bermain.

Penggiatan budaya baca dengan pendekatan bercerita atau storry telling misalnya, dilakukan dengan cara menceritakan isi buku. Dengan diceritakan isi buku, dengan cara yang menarik dan interaktif tersebut, maka akan tertanam dalam diri anak anak, bahwa membaca adalah sesuatu hal yang menyenangkan.

 

 

 

 

DSC_1581

 

donasi buku

DSC_1567

DSC_1588

DSC_1594

DSC_1611

 

Tahun 2015 kami mengunjugi salah satu pulau yang ada di Sulawesi Tenggara, yaitu Pulau Muna. Dalam kesempatan ini kami mengunjungi SMA 1 Watopute, untuk program NUSANTARA MEMBACA.

Selain memberikan buku buku bacaan berkualitas, yang disesuaikan dengan usia para pelajar, kami pun mengadakan penggiatan budaya baca dan motivasi bercita cita untuk para pelajar.

Pemberian buku harus disertai dengan penanaman mengenai budaya membaca, memaparkan kenapa mereka harus membaca, diceritakan mengenai para pemimpin dunia yang besar dengan membaca, bagaimana dengan membaca akan banyak merubah hidup mereka, dan bagaimana membaca akan membantu mereka meraih cita cita mereka di masa depan.

Selain itu dalam kesempatan ini kami juga, memberikan training motivasi “hobiku-masa depanku” yaitu sebuah training yang memetakan potensi kecerdasan mereka, dan bagaimana mereka sangat mungkin menjadi orang orang yang sukses di masa depan, dengan potensi unik yang mereka punyai.

Buku, budaya membaca dan berani bercita cita adalah satu kesatuan kegiatan yang kami lakukan di Pulau Muna, Sulawesi Tenggara.

DSC_0034

DSC_0039

DSC_0041

DSC_0049

 

 

 

 

Buku dan budaya baca adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Buku tanpa budaya baca akan menjadikan buku hanya sebatas benda fisik saja. Oleh karena itu budaya baca menjadi sangat penting untuk di tumbuhkan, dan untuk menumbuhkannya perlu alasan yang kuat kenapa seseorang harus membaca. Tanpa adanya pemahaman dan alasan yang kuat untuk membaca, maka buku hanya menjadi penghuni rak rak buku saja, atau hanya menjadi penghias kelengkapan perpustakaan saja.

Oleh karena itu, di setiap tempat atau komunitas yang kami kunjungi, baik ketika di pulau pedalaman atau pun ketika berdiskusi dengan para pelajar dan mahasiswa, kami selalu menekankan tentang pentingnya budaya membaca, siapun kita.

Membaca tidak hanya membuka jendela dunia, membaca tidak hanya memperluas cakrawala khasanah ilmu pengetahuan, namun membaca adalah meningkatkan kualitas hidup. Siapapun pasti ingin meningkatkan kualitas hidupnya, baik dalam bidang intelektual, sprititual, financial, emotional dsb. Membaca adalah salah satu kuncinya.

Dengan membaca khasanah pengetahuan seseorang akan sangat bertambah, seorang guru yang rajin membaca maka ia akan semakin terampil dalam mendidik siswanya, faham dalam mengarahkan, tau dalam mensikapi bermacam macam perilaku anak didiknya.

Seorang ibu yang rajin membaca, akan tau bagaimana kebutuhan anak baik secara fisik atau mental dari tahap perkembangannya, seorang ibu yang rajin membaca, tidak hanya melulu membiarkan perkembangan anak nya mengalir begitu saja, ia tau apa yang harus ia siapkan untuk perkembangan anaknya.

Seorang pebisnis yang rajin membaca, maka ia akan mengetahui tekhnik tekhnik penjualan, bagaimana membuat produk yang di butuhkan banyak orang, bagaimana meraih pasar, bagaimana untuk menjadi pebisnis yang unggul, bagaimana menghadapi persaingan, dsb

Begitu juga dengan para pelajar, dengan membaca -tidak hanya buku pelajaran- mereka akan lebih tau tujuan masa depannya, apa dan bagaimana masa depannya akan ditempuh, ia akan menjadi lebih cepat menemukan “jati diri” nya, ia akan lebih cepat menentukan “mau jadi apa saya nanti”.

Karena membaca, membuat kita tau apa yang belum kita tau, membuat kita faham tentang sesuatu hal, ketika kita faham akan terapkan kedalam kehidupan kita, ketika kita terapkan maka akan merubah kualitas hidup kita, dalam hal apapun, pendidikan, keterampilan, keuangan, agama, mendidik anak, bergaul, berbisnis, berumah tangga, bahkan beribadah.

Setiap orang butuh membaca, setiap orang perlu membaca, agar dapat merubah dan meningkatkan kualitas hidupnya. Ayo membaca … !!!

 

199286_1599779403526_1507282358_31196016_4278338_n-700x400

 

 

Perpustakaan cibangkong, adalah salah satu teman bacaan kami yang terletak di Desa Cibangkong, Bandung. (Terletak tepat di belakang Trans Studio Mall)

Taman bacaan ini adalah kerjasama program kami RUANG BACA KOTA, yaitu perpustakaan untuk para masyarakat marjinal kota. Desa cibangkong adalah sebuah daerah dengan warga yang cukup padat. Dengan segmen utama anak anak dan remaja, selain pengadaan buku buku, kami juga mengadakan acara rutin untuk anak anak dan remaja, seperti gelar baca, percobaan science, story telling, dsb.

DSC_3107

DSC_3514

DSC_3530

DSC_3091

Setelah Program Sebar Al Quran, Iqra pada Tahun 2013 ke Maumere Flores, Tim Kebukit Insya Allah akan menuju kota Maumere Flores lagi untuk mendirikan perpustakaan yatim dan juga penggiatan budaya baca untuk anak, remaja dan guru.

Program yang diadakan tidak hanya distribusi buku bacaan, namun ditambah juga mengenai motivasi membaca, bagaimana agar mencintai baca, dan bagaimana membentuk komunitas membaca.

Sehingga perpustakaan dan buku menjadi sarana yang efektif untuk menuntut ilmu.

Kemudian kami akan mengkader para remaja atau pelajar usia SMA untuk menjadi age n penular virus baca dan penggiat budaya baca di kota ini. Karena remaja inilah cikal bakal yang akan menjadi para pemimpin di kota Maumere Flores ini, dan siapa tau kelak akan menjadi para pemimpin bangsa bahkan dunia. Aamiin

 

 

 

Adalah salah satu sub program dari #RuangBacaKota yaitu layanan baca dan buku gratis untuk para tukang ojeg, terletak di perempatan Cikutra Bandung, bertujuan untuk menyediakan akses baca untuk siapa saja, kapan saja, dimana saja.

 

IMG_5123

IMG_5135

IMG_5140

IMG_5142

 

#OjegPintar adalah layanan baca untuk para pengendara ojeg. Program ini adalah sub  program #RuangBacaKota, yaitu suatu program layanan baca untuk masyarakat marginal perkotaan, seperti tukang ojeg/becak.

Selain penyedian layanan baca, kami pun akan mengadakan pendampingan dan pembinaan kepada anggota #OjegPintar ini, diantara nya berupa penstimulusan minat baca, minat menulis, kemampuan berbicara di depan umum, penggalian bakat dan minat, hingga kewirausahaan.

Project awal kami mulai di perempatan Cikutra Bandung, untuk selanjutnya akan di duplikasi di tempat tempat lain di wilayah Bandung atau Kota lain.

Berikut adalah dokumentasi peresiman #OjegPintar wilayah Cikutra dan kegiatan membaca  para pengendara ojeg di pangkalan.

 

Tim Kebukit di Tahun 2013, menajdi tim Relawan Rumah Zakat dalam EKSPEDISI BAKTI KESRA NUSANTARA, mengunjungi Pulau terpencil dan terluar di Indonesia. Salah satu nya adalah Pulau Balabalakang.

Pulau saboyang, adalah pulau terpencil di kepulauan balabalakang yang terletak antara pulau Sulawesi Barat dan kalimantan Timur. Pulau dengan anak anak yang cerdas dan cekatan, namun masih kekurangan bahan bacaan, dikarenakan jarak nya yang sangat jauh dari pulau utama.

Dipulau ini kami mengajak anak anak untuk belajar sambil bermain. Menggiatkan minat baca dan mengajak mereka untuk bercita cita.

Pulau ini merupakan salah satu pulau yang sangat berkesan bagi tim kami, perjuangan anak anak disana untuk mendapatkan pendidikan sangat mengagumkan. Misalnya dipulau ini hanya terdapat sekolah tingkat dasar saja (SD), untuk melanjutkan tingak selanjutnya mereka harus menyebrang pulau dengan perahu yang menempuh dua jam perjalanan dengan menggunakan perahu boat. Oleh karena itu para orang tua biasanya menitipkan anak anak dirumah warga pulau sebrang agar bisa bersekolah dan menginap dirumah nya. Tak jarang cuaca buruk menghalangi mereka untuk bersekolah atau pulang, karena boat nya tidak bisa untuk melaut.

Pulau yang sangat mengagumkan, cantik. dengan anak anak yang sangat mengesankan, semoga kelak dari sana tumbuh tunas tunas penerus perjuangan Bangsa Ini


Layanan Perpustakaan GRATIS untuk para tukang ojeg. Layanan pertama ini terletak di Perempatan Cikutra-Surapati. Insya Allah menyusl titik titik selanjutnya.

Selain penyedian buku bacaan, kami pun akan melakukan penggiatan minat baca, pendampingan dan pembinaan. Kami masih membutuhkan support buku buku bacaan dan partisipasi lainnya.

Hayuukss ikut berpartisipasi memberikan akses baca dan akses ilmu untuk siapa saja, dimana saja : melalui transfer donasi ke Rek BRI 700601003139530 atas nama LSM Kebukit

Jadikan donasi anda menjadi jalan ilmu bagi mereka …