
Musibah banjir yang menimpa Garut, menyisakan banyak “pekerjaan rumah” untuk semua pihak. Salah satu hal adalah bagaimana memberikan perhatian kepada anak anak korban banjir. Hanyut nya rumah mereka, membuat mereka harus tinggal di pengungsian, dengan ruangan terbatas.
KEBUKIT bersama Alumni SMP 2 subang angkatan 99 berhasil mendonasikan 100 buku bacaan,al quran, dan mainan edukasi anak kepad adik-adik korban banjir bandang di garut, sebagai alternatif kegiatan anak anak saat di pengungsian
Bekerja sama dengan komunitas klinik cinta remaja garut, nantinya buku bacaan tersebut akan di rolling ke tujuh tempat pengungsian di garut. Tidak hanya itu, adik-adik disana pun nantiya akan mendapatkan pembinaan lanjutan.
Semoga apa yg diberikan kepada adik-adik di garut terebut bermanfaat dan untuk para donatur dan kawan kebukit yg sudah berdonasi dan berpartisipasi semoga mendapatkan keberkahan-Nya. Aamiin.
Membaca dapat memuliakan manusia
Membaca dapat meningkatkan kualitas hidup
Membaca dapat membedakan benar dan salah
Training “Reader Now Leader Tomorrow” kembali diadakan pada Minggu, (12/2). Kali ini Kebukit menggandeng Komunitas Punk dari Rumah Hijrah Pasteur, Komunitas Iqra, Komunitas Sering Sharing serta mahasiswa dari jurusan Perpustakaan Unpad dan Upi. Bertempat di Rumah Hijrah Pasteur, training ini berjalan dengan lancar dan diikuti oleh 30 peserta.
Training ini bertujuan untuk membangkitkan ‘strong why” atau alasan mengapa seseorang harus membaca dan bagaimana membaca bisa membangkitkan jiwa kepemimpinan. Menariknya, pada kesempatan itu juga diadakan smart test untuk melihat potensi dan kecerdasan seseorang. Harapannya, tes tersebut setidaknya bisa membantu mengarahkan profesi atau bidang bisnis apa yang sesuai dengan keinginan, bakat serta kecerdasan masing-masing peserta.
“Semoga training ini bisa membangkitkan semangat membaca, membangkitkan jiwa kepemimpinan, dan semangat memiliki cita-cita tinggi demi masa depan mereka. Terimakasih untuk semua kawan-kawan yang sudah membantu terselenggaranya acara ini,” ujar Riska, salah satu pengurus Kebukit. []