Blog – Masonry Full Width / Load More

Profil Para Guru Pengabdi Untuk Program BAKTI GURU NUSANTARA

0

Berikut adalah profil guru guru penerima manfaat KADO LEBARAN UNTUK GURU :

Bapak Asep, Seorang Guru dan Penjual Es Keliling

Pa Asep

 

Pak Asep adalah seorang guru madrasah di Babakan Serang Ciparay, Kab Bandung. Pagi menjelang siang hari beliau berjualan es keliling hingga sore, kemudian sore dan malam hari beliau megajar ngaji di madrasah dekat rumahnya.

Sebenarnya Pak Asep bisa saja memilih untuk mencari pekerjaan lain setelah berdagang es, di sore dan malam hari. Namun baginya ada rasa kewajiban dan tanggung jawab untuk mendidik anak anak sekitar rumahnya yang butuh dididik mengaji, mengerti ilmu agama

 

Aep, Meninggalkan Pekerjaannya Demi Mengajar

Aep

Aep, seorang pemuda yang meninggalkan pekerjaannya karena melihat tidak ada yang mau menajdi guru mengaji di kampungnya, juga karena cintanya kepada dunia anak anak dan pendidikan

  • Nama   Lengkap    : Aep Saripudin
  • Tanggal Lahir        : Bandung 20 Juli 1993
  • Alamat                   : Kp. Cibojong Rt 01 Rw 12, Kec Bojongsoang Kab Bandung
  • Nama Madrasah    : Madrasah Diniyah Takmiliyah Husnul Khotimah
  • Jumlah Murid         : 36 Murid
  • Aktifitas                  : Pengajar di MDT Husnul Khatimah
  • Penghasilan           : Tidak Menentu

Ibu Jaenab, Mewakafkan Waktu, Tenaga Dan Fikirannya Untuk Pendidikan

Siti Jaenab

Ibu Jaenab, Seorang ibu rumah tangga yang mewakafkan waktunya untuk mengajar anak anak di kampungnya. Karena ia ingin anak anak di kampungnya mempunyai ilmu agama yang kuat

  • Nama Lengkap   :  Siti Jenab
  • Tanggal lahir   :  Bandung 06 Agustus 1982
  • Alamat   :  Kp. Babakan Inpres Rt 06,Rw 12 Bojongsari Bojongsoang Kab. Bandung
  • Nama MDT  : Husnul khotimah
  • Aktifiatas  :  Guru Madrasah,Ibu Rumah Tangga
  • Penghasilan  : Rp 75 000

Ibu Wahtyati, Ingin Anak Anak Didiknya Siap Menghadapi Masa Depan

wahyati

 

Ibu Wahyati, keinginannya sederhana saja, ia ingin anak anak didiknya bisa menghormati orangtua, bisa mengaji dan faham agama, sehingga menjadi bekal kelak ketika menghadapi masa depan

  • Nama Lengkap   :  Wahyati
  • Tanggal lahir   : Bandung 07 Juni 1967
  • Alamat           : Kp.Sukawening Rt 02 Rw 06 Ds. Padaulun Majalaya
  • Nama MDT   : MDT At Taufik
  • Aktifiatas        : Guru Madrasah, rumah tangga
  • Penghasilan  : Tidak Menentu (Mengandalkan Donatur)

Minimnya Buku Berkualitas Di Daerah

0

Salah satu kendala besar dalam dunia pendidikan adalah, sangat terbatasnya buku buku berkualitas. Buku pelajaran wajib pun kadang kala jumlahnya terbatas, tidak di miliki oleh setiap anak, apalagi buku buku non pelajaran yang bersifat edukasi untuk anak. Hal seperti ini salah satu nya kami temui ketika mengunjungi kota Maumere, di NTT.

Saat itu mengunjungi  pesantren Ummul Mukminin Hafsah, yang sebenarnya terletak masih di pusat kota Maumere. Salah satu hal yang membuat kami tragis adalah mengenai buku buku yang mereka miliki. Anak anak pesantren ini dengan antusias mengabil buku buku yang mereka miliki kepada kami. Sesaat kami senang, rupanya sekolah ini memilki buku ini masih mempunyai koleksi buku buku.

Namun ketika buku itu sudah kami lihat satu persatu, kami tertegun, buku buku yang mereka miliki hampir 90% adalah buku buku yang sudah tidak bisa dan tidak layak lagi di baca. Pertama karena kondisi fisik nya yang sudah koyak, basah atau banyak yang sudah sobek, buku buku yang sudah tidak relevan lagi, bahkan yang lebih membuat kami bersedih adalah, buku buku tersebut banyak buku keluaran tahun 70 dan 80, yang lagi lagi bukan buku yang mereka butuhkan saat ini.

Padahal sebenarnya, antusiasme mereka terhadap buku sangatlah bagus, rasa ingin tau mereka terhadap hal hal baru sangatlah besar. Ketika kami mengeluarkan beberapa buku kepada mereka, mereka langsung berebut untuk membacanya. Bahkan menurut kami minat baca mereka lebih baik dari sebagian anak anak di perkotaan yang akses buku sangat melimpah, namun cendrung tak acuh dengan buku bacaan.

Rasa ingin tau, jiwa explorasi, antusisme anak anak di daerah ini sangat lah tinggi, kebanyakan mereka belum banyak tersentuh oleh kontaminasi tekhnologi, atau budaya gadget. Mereka masih suka bermain di lapangan, berintreaksi bebas dengan kawan kawannya. Hal ini bisa jadi sebuah kondisi yang baik, ketika rasa keingintahuan mereka didukung oleh hal hal positif, salah satu nya dari buku, maka potensi kecerdasan mereka akan lebih termaksimalkan.

Kami akan terus bergerak, membantu mereka mempunyai buku, memperoleh ilmu, mengetahui bakat dan potensi nya, mengetahui dan mengejar cita cita nya.

Ayo ikut bersinergi bersama kami, menciptakan mimpi anak negri, membantu anak anak Indonesia menemukan potensinya, membantu anak anak Indonesia meraih cita citanya

 

Mau ikut serta mencerdaskan kualitas pendidikan anak bangsa ?
Yuks Support Dan Bersinergi Bersama Kami

Bank Syariah Mandiri 7086457282 atas nama KEBUKIT
Info Lengkap : 0856-5922-0655
www.kebukit.org

 


 

 

DSC_0864

DSC_0855

DSC_0844

DSC_0846

DSC_0849


DSC_0852

DSC_0854

DSC_0882

Serdadu Baca dari Bima

0

 

“Buku Na-ti-o-nal Geo-ga-pik ini bisa dibaca umur berapa, Om?” Mata Candra berbinar-binar sembari mengeja nama majalah yang menarik perhatiannya.
“Bisa dibaca umur berapa saja,” Om Fan yang hari itu bertugas di Perpustakaan Kebukit, Jln. Pondok Pesantren Pane, sebelah BTN Pepabri, Bima, menjawab dengan senang hati.

Candra dan teman-temannya memang telah menjadi ‘Serdadu Baca’ yang betah berlama-lama menekuri buku-buku di Perpustakaan Kebukit. Semangat membaca yang ditunjukan oleh anak-anak sekolah dasar tersebut tidak diragukan lagi. Bagai kelaparan mereka melahat segala jenis buku yang ditemui di perpustakaan.

“Semoga melalui perpustakaan ini, akan lahir anak-anak cerdas dan berwawasan yang kelak akan menjadi pemimpin bangsa,” ujar Fahru Rizki, pengurus Peerpustakaan Kebukit di Pane, Bima,

 

This slideshow requires JavaScript.

Bangkitkan Percaya Diri Anak Negri Melalui Training “Hobiku Masa Depanku”

0

Kepercayaan diri adalah hal penting penting untuk meraih cita cita, karena dengan hal itu seseorang mempunyai optimisme untuk masa depan mereka. Kepercayaan diri tersebut salah satunya dapat diperoleh dengan cara mengetahui potensi dan bakat yang kita miliki, namun seringkali kita tidak mengetahui potensi dan bakat apa yang dimiliki, sehingga menjadi kurang percaya diri akan diri kita tersebut.

Oleh karena itu KEBUKIT hadir dengan program “Hobiku-Masa Depanku”, sebuah training yang membantu para siswa untuk mengetahui potensi dan bakat mereka. Melalui metode SMART TEST.  SMART TEST adalah suatu metode untuk mengetahui potensi, bakat dan kecerdasan dalam diri seseorang melalui pendekatan kecedasan majemuk.

Setelah mengikuti pelatihan ini, para siswa yang awalnya merasa tidak mempunyai bakat dan potensi yang spesial, akan menjadi tau bahwa mereka ternyata mempunyai potensi yang besar untuk masa depannya, dengan bekal kecerdasan unik yang di miliki masing masing.

Berikut adalah dokumentasi training ” Hobiku- Masa Depanku ” di SMA Muhamaddiyah, Maumere NTT

 

DSC_0249

DSC_0257

DSC_0270

DSC_0271

DSC_0276

DSC_0284

DSC_0285

DSC_0295

DSC_0309

Cresta WhatsApp Chat
Send via WhatsApp